Karakteristik Milenial yang Wajib Diketahui Bagian Marketing

Penduduk Indonesia berjumlah sekitar 255 juta jiwa lebih, diantaranya ada sekitar 81 juta jiwa yang berusia antara 17 sampai 37 tahun. Range usia inilah yang dikenal dengan sebutan generasi millennial, sebab grnerasi ini  lahir serta tumbuh di lingkungan yang serba digital. Generasi ini diprediksi akan berkembang hingga 60 % dari total seluruh populasi di Indonesia di tahun 2021.

Tak sama dengan generasi sebelumnya, generasi millennial jadi target audiens yang cukup sulit untuk dilakukan penetrasi produk. Terlahir sebagai generasi yang secara alami mengenal digital, mereka ini cenderung lebih peka pada suatu perubahan serta lebih pintar dalam mengantisipasi iklan.

Jika saat ini Anda sedang menyasar generasi ini sebagai target market, maka Anda harus mengerti dan memahami apa yang betul-betul mereka butuhkan. Anda juga harus tahu bagaimana generasi ini saling berinteraksi satu sama lain. Berikut karakteristik generasi milennial yang perlu Anda ketahui, diantaranya.

Tersebar di mana-mana

Generasi millennial menjadi konsumen yang memiliki segmentasi yang cukup luas, Anda bisa menemukan mereka di mana pun, mulai dari universitas, kantor, hingga di rumah. Generasi ini bahkan memiliki profesi yang sangat beragam, ada yang masih menjadi siswa magang, karyawan, bahkan orang tua tunggal. Bisa dikatakan jika generasi ini tersebar di berbagai kelas sosial maupun budaya.

Tak hanya itu, generasi ini sangat berbeda jika dibandingkan dengan generasi Baby Boomer. Sebab generasi ini cenderung lebih mengutamakan identitas serta pengalaman sosial, dan memiliki pandangan hidup yang cukup berbeda. Inilah sebabnya generasi ini mempunyai purchasing habit yang juga sangat berbeda.

Menyukai konten yang autentik

AdAge menyebutkan, bahwa para millennial bisa menghabiskan 25 jam rata-rata setiap minggunya hanya untuk surfing di dunia maya. Mereka kerap menjelajahi berbagai blog, web, dan juga media sosial, untuk saling berbagi, berkomentar hingga menyukai semua konten yang menarik bagi mereka. Sebuah konten dengan isi yang autentik akan jauh lebih menggugah dan membuat generasi untuk menyebarkan konten tersebut di komunitas online.

Jika Anda menguasai ‘bahasa’ generasi ini, bisa dipastikan jika Anda sudah bisa selangkah lebih dekat lagi dengan mereka. Itulah sebabnya, buat para millennial ini menjadi fokus dari kampanye Anda dan jadikan mereka sebagai pusat dalam pembuatan konten Anda.

Gadget dan Sosial media Addict

Generasi millennial ini seolah tak bisa hidup tanpa gadget atau perangkat mobile. Bahkan Google pun menyebut jika, generasi millennial ini selalu mengakses informasi serta membeli sesuatu secara online langsung dari ponsel pintar miliknya. Misalnya saja soal mencari paket liburan, sekitar 64 % dari generasi millennial ini melakukan pemesanan hotel secara langsung melalui ponsel pintarnya setelah sebelumnya melakukan pencarian online.

Hubspot pun juga menyebut, sekitar 65 % dari generasi millennial yang berinteraksi dengan sebuah brand maupun produk secara online melalui sosial media, terutama Twitter dan Facebook. Generasi ini selalu penasaran apakah brand tersebut layak untuk mendapatkan loyalitas dari mereka. Jadi, jika perusahaan Anda tak mempunyai akun sosial media maka bisa dipastikan tak akan bisa menjalin hubungan yang lebih erat dengan konsumen dan bersiap-siaplah jika nanti konsumen potensial Anda hilang.

Senang Terlibat

Generasi millennial tumbuh dan berkembang dalam budaya yang senang berbagi. Generasi ini juga tak punya respon dengan metode pemasaran hard selling. Sebaliknya, generasi ini lebih senang jadi pencipta produk (co-creator) dan terlibat langsung dalam mengembangkan sebuah produk maupun jasa. Kebanyakan perusahaan biasanya lebih menginginkan jika produk tersebut segera dikonsumsi.

Tetapi  tidak bagi millennial, keterlibatan mereka pada pengembangan sebuah produk mampu membuat mereka jauh lebih percaya dan juga loyal terhadap brand tersebut. Jika Anda saat ini sedang menargetkan generasi ini, maka fokuslah untuk membangun hubungan yang baik dengan generasi ini. Berikan mereka fasilitas untuk bisa berekspresi secara bebas serta bantu mereka membangun merek sendiri.

Lebih Suka Layanan Personal

Biasanya generasi millennial ini ingin lebih dekat dengan sebuah brand dan sayangnya marketing konvensional belum memfasilitasi keinginan ini. Outbound marketing, seperti halnya billboard, iklan radio, dan juga direct mail tak mampu menggugah mereka.

Dalam benak konsumen di generasi ini, teknik marketing tersebut terlalu terfokus pada perusahaan atau company-focused. Generasi ini menuntut teknik marketing yang lebih personal dan consumer oriented, sehingga mereka ini merasa kebutuhannya lebih terlayani.

Demikian tadi informasi tentang karakteristik generasi milennial yang perlu diketahui, terutama bagi Anda yang bergelut di bidang marketing yang ingin tahu lebih jauh seperti apa karakter para milenial untuk menemukan strategi marketing yang tepat sasaran. Semoga bermanfaat!

Baca juga artikel kami yang lain :

Jasa desain grafis di Medan

Sudah Tahu Kriteria Desain Logo yang Baik Seperti Apa? Simak Ulasannya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *