Menyusun Strategi Pemasaran

7 Tips Menyusun Strategi Pemasaran

desainin.id – Seorang enterpreneur harus selalu menyiapkan strategi pemasaran yang baik sebelum memulai sebuah bisnis. Strategi yang tepat dan efektif akan membuat sebuah bisnis mampu bersaing sekaligus mampu mendorong peningkatan omzet. Jika hal ini diabaikan, bisnis yang dibangun susah payah tak akan bertahan lama terlebih ditengah pesaingan bisnis yang makin ketat. Lantas seperti apa strategi marketing yang efektif itu?

Cara Efektif Menyusun Strategi Marketing Dari Awal

Terlalu bersemangat saat ingin mempromosikan sebuah produk maupun jasa, hal inilah yang seringkali justru menyebabkan kegagalan dalam pemasaran. Jangan buru-buru, ada baiknya untuk meluangkan waktu lebih untuk mempersiapkan dan menyusun sebuah strategi pemasaran yang efektif. Agar strategi pemasaran jadi makin maksimal, berikut langkah-langkah awal bagaimana menyusun sebuah strategi marketing.

1. Persiapkan Produk

Sudah punya gambaran seperti apa produk atau jasa yang ingin dipasarkan? Apapun yang ingin dipasarkan baik produk maupun jasa, pastikan jika keduanya punya kualitas dan juga visual yang menarik. Kualitas produk atau jasa yang ditawarkan mampu mendorong repeat order yang tentunya berdampak pada peningkatan omzet penjualan. Sedangkan visual dari sebuah produk bisa membuat calon konsumen tertarik kemudian membelinya. Karenanya penting untuk memperhatikan visual produk yang ditawarkan, terutama soal kemasannya, mulai dari warnanya, nama produk, serta elemen visual pendukung lainnya.

2. Menentukan Harga

Strategi marketing selanjutnya ialah menentukan harga dengan tepat. Anda tak harus memaksakan diri untuk menawarkan produk jauh di bawah harga pasaran. Gunakan harga pasar sebagai referensi, jangan terlalu rendah ataupun terlalu tinggi dalam menentukan harga. Pertimbangkan biaya produksi, kualitas dan keunggulan produk serta layanan yang diberikan ketika ingin menentukan harga sebuah produk. Jika ingin memberikan harga yang lebh tinggi, maka kualitas, keunggulan serta layanan yang diberikan pun juga harus lebih menonjol dibanding produk atau layanan sejenis yang sudah lebih dulu ada. Supaya produk tersebut mampu bersaing di pasaran.

3. Tentukan Target yang Spesifik

Langkah menyusun strategi yang wajib dilakukan selanjutnya ialah menentukan tujuan atau target yang hendak dicapai. Buat target setidaknya untuk 1 tahun ke depan. Dengan adanya sebuah target, langkah ke depan bisa lebih fokus yang hasilnya bisa semakin produkif. Tak hanya itu saja, target yang jelas akan membuat arah marketing jadi lebih jelas, hal tersebut puna akan berpengaruh pada konten marketing serta marketing tools yang kelak akan digunakan.

Dengan bekal target yang telah dibuat tersebut, Anda bisa membuat target-target lain untuk dicapai dalam satu bulannya agar target 1 tahun tadi dapat terpenuhi. Target kecil tersebut bisa saja seperti membuat target akhir tahun atau menjelang lebaran. Kedua momen tersebut bisa jadi peluang yang bagus untuk membuat penjualan meningkat, terutama untuk produk kuliner dan juga fashion.

4. Kenali Karakter Konsumen

Setiap produk maupun jasa, sudah pasti punya target konsumennya masing-masing. Seperti bisnis wedding photography misalnya, tentu hanya mereka yang hendak menikah atau bertunangan saja yang bisa jadi konsumen potensial.  Sehingga mengenai karakteristik konsumen potensial ini secara mendalam sangat perlu dilakukan. Karena itulah sangat penting mengumpulkan informasi tentang karakter konsumen secara spesifik.

Mulai dari jenis kelamin, usia, status pernikahan, tempat tinggal konsumen, hobi dan kesukaan konsumen, pekerjaan, gadegt yang dipakai, media sosial yang disukai, dan informasi sejenisnya. Agar memperoleh target yang tepat sasaran, setidaknya butuh dua hingga tiga informasi yang spesifik tentang konsumen. Lalu bagaimana caranya? Ada banyak marketing tools yang bisa Anda gunakan, seperti Facebook Search Graph, Google Analytic, Google Trends, Facebook Audience Insight dan juga tools sejenis yang lain.

5. Pilih Lokasi yang Tepat

Setelah mengetahui karakter konsumen, strategi selanjutnya ialah memilih lokasi pemasaran yang tepat untuk mengenalkan produk maupun jasa. Lokasi yang tepat merupakan salah satu faktor penentu apakah target yang sudah dibuat bisa tercapai atau tidak. Contohnya saja, target konsumen Anda ternyata lebih aktif di Facebook, namun Anda justru memasarkan produk hanya di Twitter atau Instagram, tentu ini kurang efektif bukan?

6. Belajar dari para Kompetitor

Mengenali karakteristik konsumen memang penting,  tetapi mempelajari kompetirtor pun tak kalah pentingnya. Pelajari tentang produk atau pun jasa yang mereka tawarkan, bagaimana kualitas dan harganya, segmen konsumennya juga strategi marketing yang digunakan. Dengan modal informasi tersebut, Anda bisa memetakan keunggulandari produk atau jasa yang sedang Anda tawarkan  dan juga melihat celah pemasaran yang mereka terapkan.

Mempelajari kompetitor memang cukup penting, tetapi jangan pula terlalu berlebihan hingga produk sendiri terabaikam. Jadikan kompetitor sebagai motivasi dan pemacu semangat agar semakin fokus padatujuan dan target yang ingin dicapai.

7. Dekati Para Partisipan

Yang dimaksud dengan partisipan ialah pihak-pihak yang dilibatkan saat pemasaran produk maupun jasa Anda, seperti para reseller misalnya. Partisipan tersebut sangat berpengaruh, terutama membuat strategi marketing yang dijalankan bisa berhasil atau tidak. Karenanya, Anda pun harusmemikirkan juga soal reward dan juga kerjasama yang menguntungkan semua pihak. Seperti dengan menyiapkan staf khusus yang mampu menjalin komunikasi dengan para reseller, mengatur akses pada stock produk maupun jasa, dan banyak lagi yang lain.

Mengembangkan Strategi Marketing Sesuai Kebutuhan

Setiap bisnis butuh strategi marketing yang berbeda, hal ini bisa disesuaikam dengan karakteristik konsumen, jenis produk maupun jasa yang ditawarkan. Sehingga Anda tak bisa langsung meniru mentah-mentah strategi marketing yang digunakan kompetitor. Agar lebih efektif, ada baiknya untuk menemukan sendiri strategi marketing yang sesuai dengan bisnis yang sedang dijalankan.

Demikian tadi beberapa tips menyusun strategi marketing yang bisa digunakan untuk meningkatkan pemasaran. Meskipun menyusun sebuah strategi marketing bukan hal yang gampang, namun dengan kemauan dan juga semangat, hal tersebut bisa dilakukan. jangan lupa juga luangkan waktu secara khusus untuk melakukan riset dan analisa agar strategi semakin efektif. Semoga bermanfaat.

Untuk itu berbekal informasi mengenai keunggulan produk, harga, karakter konsumen dan pesaing serta tempat untuk memasarkan produk, selanjutnya rancanglah strategi pemasaran yang hendak digunakan untuk menarik perhatian konsumen. Ide mengenai strategi pemasaran ini tak hanya berisi satu ide saja tetapi beberapa strategi yang nantinya perlu diuji.

Selanjutnya lakukan pengujian terhadap strategi tersebut dan catat hasilnya. Satu atau dua strategi marketing dengan hasil yang cukup memuaskan bukanlah strategi terbaik yang kalian peroleh. Dibutuhkan modifikasi, kombinasi atau ide-ide lagi untuk melengkapi celah kelemahannya. Dengan cara inilah nantinya kalian akan menemukan strategi marketing efektif untuk produk dan jasa sesuai dengan karakter konsumen potensial. Berikut beberapa contoh strategi marketing.

3 thoughts on “Menyusun Strategi Pemasaran”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *